|
1 |
Kegiatan ekonomi menjadi faktor pendorong yang sangat penting dalam terjadinya penjelajahan samudera yang dilakukan bangsa Eropa. Bangsa Eropa mengalami kesulitan dalam upaya memenuhi kebutuhan rempah-rempah pada abad ke-15, sehingga mereka harus mencari daerah asal sumber rempah-rempah. Peristiwa yang menjadi pemicu bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera untuk mencari rempah-rempah dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi adalah… |
|
|
A |
Peristiwa reformasi gereja yang menyebabkan bangsa Barat mampu mengembangkan ilmu pengetahuan |
|
|
B |
Penemuan teknologi pelayaran dan navigasi agar dapat melintasi samudera yang luas |
|
|
C |
Terjadinya perang salib yang menyebabkan bangsa Barat ingin menyebarkan agama Kristen |
|
|
D |
Berhasil direbutnya kota Konstantinopel oleh Kesultanan Ottoman, sehingga jalur perdagangan bangsa Eropa Diblokade |
|
|
E |
Adanya semangat merkantilisme dalam rangka keinginan bangsa Barat untuk mengumpulkan emas (Gold) sebanyak-banyaknya agar menjadi negara yang kaya |
|
|
2 |
Abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-16 Belanda merupakan vassal dari kerajaan Spanyol. Pada awalnya Belanda melakukan kegiatan perdagangan rempah-rempah berpusat di kota Lisabon. Namun, menjelang akhir abad ke-16 Belanda memutuskan untuk mencari daerah asal rempah-rempah itu sendiri. Hal ini dilatarbelakangi dengan adanya peristiwa… |
|
|
A |
Jatuhnya kota Konstantinopel yang membuat bangsa Belanda tidak dapat berdagang rempah |
|
|
B |
Didirikannya kongsi dagang Inggris (EIC) di India sehingga membuat Belanda harus bersaing |
|
|
C |
Peristiwa reformasi gereja yang menyebabkan bangsa Barat mampu mengembangkan ilmu pengetahuan |
|
|
D |
Penemuan teknologi pelayaran dan navigasi agar dapat melintasi samudera yang luas |
|
|
E |
Perang 80 Tahun dengan Spanyol menyebabkan Belanda tidak dapat lagi berdagang di Lisabon yang sedang dikuasai Spanyol |
|
|
3 |
VOC merupakan kongsi dagang yang didirikan oleh negeri Belanda pada tahun 1602. Ide pemikiran pendirian kongsi dagang ini berdasarkan latar belakang adanya permasalahan yang dihadapi Pemerintah Belanda pada saat itu. Salah satu permasalahan di sektor Ekonomi yang menjadi latar belakang munculnya ide mendirikan VOC adalah… |
|
|
A |
Keinginan bangsa Belanda untuk memonopoli perdagangan rempah di Nusantara agar mendapat keuntungan yang besar |
|
|
B |
Menyatukan para pedagang Belanda agar dapat bersaing dengan para pedagang bangsa lain, terutama bangsa Inggris |
|
|
C |
Adanya persaingan yang tidak sehat antar pedagang Belanda akibat jumlah rempah yang banyak menyebabkan harga jual menurun |
|
|
D |
Untuk mengisi kekosongan kas negeri Belanda akibat terjadinya perang 80 tahun dengan Spanyol |
|
|
E |
Kebutuhan rempah-rempah yang sangat besar untuk negeri Belanda dalam menghadapi musim dingin di Eropa |
|
|
4 |
Setelah didirikan VOC mendapat kesempatan untuk memerintah daerah jajahan Hindia Belanda. Pemerintah Belanda memberikan sebuah hak istimewa yang menjadikan VOC menjadi kongsi dagang yang dapat bertindak seperti sebuah “negara dalam negara”. Hak istimewa yang dimaksud dapat disebut juga sebagai |
|
|
A |
Hak ekstirpasi |
|
|
B |
Hak Octrooi |
|
|
C |
Contingenten |
|
|
D |
Verplichte Levarantie |
|
|
E |
Indirect Rules |
|
|
5 |
VOC merupakan kongsi dagang yang mendapat hak monopli perdagangan. Dalam praktik monopoli, VOC harus mengawasi para penduduk lokal dan para pedagang dari bangsa lain agar tidak melakukan transaksi perdagangan tanpa sepengetahuan VOC. Untuk mengatasi hal tersebut VOC membuat sebuah kebijakan yang berfungsi mengawasi perairan di Nusantara. Kebijakan tersebut dikenal dengan nama… |
|
|
A |
Hongi Tochten |
|
|
B |
Ekstirpasi |
|
|
C |
Contingenten |
|
|
D |
Verplichte Levarantie |
|
|
E |
Devide et Impera |
|
|
hak yang dimiliki VOC untuk menebang atau memusnahkan tanaman rempah-rempah di Maluku saat hasil produksinya melebihi ketentuan, tujuannya adalah untuk mencegah harga rempah-rempah merosot di pasaran adalah.. . |
||
|
A |
Hongi Tochten |
|
|
B |
Devide et Impera |
|
|
C |
Contingenten |
|
|
D |
Verplichte Levarantie |
|
|
E |
Ekstirpasi |
|
|
Pada akhir abad ke-18 terjadi sebuah peristiwa besar di Eropa. Peristiwa ini menyebabkan munculnya seorang tokoh bernama Napoleon Bonaparte yang kemudian melakukan penyerangan ke berbagai negara di Eropa. Selain itu, peristiwa ini juga menyebabkan munculnya kelompok patriot di Belanda yang terpengaruh dengan ide pemikiran peristiwa tersebut. Peristiwa besar tersebut adalah… |
||
|
A |
Revolusi Industri |
|
|
B |
Revolusi Amerika |
|
|
C |
Renaissance |
|
|
D |
Reformasi Gereja |
|
|
E |
Revolusi Perancis |
|
|
Daendels merupakan seorang gubernur jenderal yang dipilih oleh Louis Napoleon untuk memimpin di wilayah Hindia. Daendels dipilih karena dianggap mampu menjalankan tugas-tugas yang diberikan oleh pemimpin Perancis. Tugas utama Daendels secara umum di wilayah Hindia Belanda adalah |
||
|
A |
Membuat jalan raya dari Anyer hingga Panarukan sepanjang 1000 km |
|
|
B |
Mengisi kekosongan kas Belanda yang mengalami defisit dan kerugian |
|
|
C |
Membuka jalur perdagangan antara Perancis dengan Hindia Belanda |
|
|
D |
Mempertahankan Pulau Jawa dan wilayah Hindia Belanda dari serangan Inggris |
|
|
E |
Membangun pabrik-pabrik senjata dan membangun pangkalan laut di Jawa |
|
|
Perhatikan kota-kota di bawah ini.
Dari enam (6) kota di atas, kota manakah yang dilintasi proyek pembangunan jalan raya Pos yang dilaksanakan oleh Daendels… |
||
|
A |
a, b, dan c |
|
|
B |
a, c, dan e |
|
|
C |
b, c, dan e |
|
|
D |
c, e, dan f |
|
|
E |
d, e, dan f |
|
|
Daendels merupakan seorang gubernur jenderal yang menerapkan sistem kerja rodi. Sistem ini digunakan dalam rangka membangun jalan raya pos. Jalan ini menghubungkan wilayah Anyer di sebelah barat pulau Jawa dengan wilayah Panarukan di sebelah timur pulau Jawa. Keputusan Daendels untuk membuat kebijakan membangun jalan raya tersebut memiliki latar belakang masalah yang terjadi, yaitu… |
||
|
A |
Untuk memperlancar jalur transportasi hasil panen guna meningkatkan keuntungan bagi bangsa Perancis |
|
|
B |
Sebagai jalur mobilisasi pasukan militer dalam upaya mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris |
|
|
C |
Adanya perbedaan kondisi jalan di Pulau Jawa yang masih buruk dengan kondisi jalan di Eropa yang lebih baik dan modern |
|
|
D |
Sebagai jalur penghubung dari pangkalan laut di Ujung Kulon dengan pabrik-pabrik senjata di Surabaya |
|
|
E |
Kondisi administrasi pemerintahan yang buruk, sehingga Daendels membangun jalan raya agar lebih mudah mengawasi pemerintahan |
|
|
Pada tahun 1811 Perancis harus mengakhiri kekuasaannya di Nusantara. Hal ini disebabkan oleh kedatangan Inggris di Pulau Jawa. Inggris pertama kali mendarat di Batavia dan kemudian menyerang Pulau Jawa dengan kekuatan militer yang besar. Gubernur Jenderal Janssen tidak mampu menghadapi serangan ini. Pada akhirnya Janssen harus menyerahkan Nusantara kepada Inggris. Penyerahan kekuasaan ini berlangsung pada peristiwa… |
||
|
A |
Kapitulasi Tuntang |
|
|
B |
Konvensi Wina |
|
|
C |
Konvensi London |
|
|
D |
Perjanjian Kew |
|
|
E |
Traktat Sumatera |
|
|
Pada tahun 1667 Belanda terlibat sebuah kesepakatan dalam sebuah perjanjian yang dikenal dengan perjanjian Breda. Poin utama dalam perjanjian tersebut adalah.. |
||
|
A |
Kesepakatan antara Spanyol dan Belanda bahwa Spanyol mengakui kemerdekaan Belanda dari Spanyol |
|
|
B |
Kesepakatan antara Belanda dan Inggris untuk bertukar wilayah antara Bengkulu dengan Singapura |
|
|
C |
Kesepakatan antara Belanda dan Perancis bahwa Belanda menyerah kepada Perancis di bawah kepemimpinan Louis Napoleon |
|
|
D |
Kesepakatan tukar guling antara Belanda dan Inggris untuk bertukar wilayah antara Manhattan dan Pulau Run. |
|
|
E |
Kesepakatan antara Belanda dan Inggris bahwa Inggris menyerahkan kembali jajahan Hindia Timur kepada Belanda. |
|
|
Pada saat menjadi gubernur jenderal, Raffles merupakan sosok yang tertarik pada kondisi geografis di Hindia Belanda. Hal ini dikarenakan Raffles adalah seorang ahli botani berkebangsaan Inggris. Ketika berkuasa, Raffles mendapatkan kesempatan untuk menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, terutama pada bidang botani. Kebijakan yang diterapkan Raffles pada bidang botani yang masih dapat kita lihat pada masa sekarang adalah… |
||
|
A |
Pembangunan Istana Bogor sebagai tempat penelitian flora dan fauna Hindia Belanda |
|
|
B |
Merintis pembangunan Kebun Raya Bogor sebagai tempat penelitian flora di daerah tropis |
|
|
C |
Memperkenalkan jenis tanaman baru yang disebut dengan bunga Rafflesia Arnoldi |
|
|
D |
Menulis catatan perjalanan selama Raffles berada di Hindia Belanda dalam bentuk buku yang berjudul “History of Java’ |
|
|
E |
Mendirikan sebuah lembaga penelitian yang dikenal dengan nama Bataviaasch Genootschap |
|
|
Setelah Hindia Belanda kembali dikuasai Belanda, akhirnya diputuskan bahwa daerah Hindia Belanda dipimpin oleh tiga orang komisaris jenderal. Kekuasaan komisaris jenderal ini berlangsung selama tiga tahun dari tahun 1816 hingga 1819. Pada saat berkuasa, komisaris jenderal membuat sebuah kebijakan yang dikenal dengan politik jalan tengah. Penerapan kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh… |
||
|
A |
Keinginan untuk mengakomodasi kepentingan kelompok konservatif dan liberal dalam mengelola daerah jajahan |
|
|
B |
Terjadinya perdebatan di Parlemen Belanda antara kelompok konservatif dan liberal mengenai sistem pengelolaan ekonomi daerah jajahan |
|
|
C |
Kondisi kas negara Belanda yang mengalami krisis cukup parah sehingga butuh kebijakan yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut |
|
|
D |
Adanya ikut campur pemerintah Inggris di parlemen Belanda agar Inggris dapat mengelola daerah jajahan Belanda |
|
|
E |
Kritikan kaum konservatif karena menganggap pengelolaan ekonomi Belanda dikuasai oleh kelompok liberal |
|
|
Terjadinya Revolusi Industri dan Revolusi Perancis berdampak pada munculnya golongan liberal di wilayah Eropa, tidak terkecuali Belanda. Setelah Belanda berhasil merdeka dari Perancis pada 1816, di Parlemen Belanda terdapat dua kelompok besar yaitu Konservatif dan Liberal. Masing-masing memiliki pemikiran dan gagasan mengenai sistem yang harus dijalankan di negeri Belanda dan negeri jajahan. Pemikiran yang digagas oleh kelompok liberal menyatakan bahwa… |
||
|
A |
Kegiatan ekonomi harus diberikan sepenuhnya kepada pihak swasta agar ekonomi semakin berkembang, sedangkan pemerintah tidak dibenarkan melakukan campur tangan terhadap kegiatan ekonomi |
|
|
B |
Kegiatan ekonomi harus dikuasai dan dijalankan sepenuhnya oleh negara (pemerintah) sehingga keuntungan yang didapat sepenuhnya akan menjadi milik negara, sedangkan kondisi Hindia Belanda dianggap belum memenuhi syarat untuk dijadikan tempat investasi |
|
|
C |
Pihak swasta boleh menguasai dan mengelola negeri Jajahan, tetapi pemerintah Belanda diberikan kesempatan untuk melakukan investasi di negeri jajahan. |
|
|
D |
Pihak pemerintah boleh menguasai dan menanamkan modal pada pengelolaan sumber daya alam yang ada di negeri jajahan |
|
|
E |
Tidak memperbolehkan kegiatan ekonomi di negeri Belanda dan daerah jajahan diterapkan sistem monopoli oleh pihak swasta yang telah menanamkan modalnya |
|
|
Tujuan pemerintah Hindia Belanda melaksanakan kebijakan Sistem Tanam Paksa di Indonesia pada tahun 1830 adalah …. |
||
|
A |
Ingin menutup kekosongan kas Belanda dan menyelamatkan Belanda dari krisis finansial |
|
|
B |
Keuangan negeri Belanda mengalami defisit anggaran yang dapat mengarah pada kebangkrutan |
|
|
C |
Belanda harus segera membuka peluang masuknya modal swasta ke Hindia Belanda |
|
|
D |
Keinginan untuk meningkatkan penerimaan sektor pajak perkebunan dan industri |
|
|
E |
Menjadikan Hindia Belanda sebagai daerah jajahan yang paling kuat dan besar |
|
|
Perhatikan pernyataan di bawah ini.
Pernyataan yang termasuk dari ketentuan-ketentuan sistem tanam paksa ditunjukan pada nomor… |
||
|
A |
1, 3, dan 4 |
|
|
B |
1, 4, dan 5 |
|
|
C |
2, 3, dan 5 |
|
|
D |
2, 4, dan 5 |
|
|
E |
3, 4, dan 5 |
|
|
Pada pelaksanaan sistem tanam paksa terjadi penyelewengan yang menyebabkan jalannya tanam paksa tidak sesuai lagi dengan ketentuan-ketentuan awal tanam paksa. Banyak pengawas pribumi yang melakukan kecurangan dan merugikan para petani pribumi. Kecurangan dilakukan demi kepentingan pribadi para pengawas agar mendapat keuntungan lebih. Faktor yang menyebabkan adanya penyelewangan disebabkan oleh… |
||
|
A |
Cultuure Stelseel |
|
|
B |
Cultuure Procenten |
|
|
C |
Contingenten |
|
|
D |
Poenali Sanctie |
|
|
E |
Priangan Stelseel |
|
|
Sistem tanam paksa menyebabkan negeri Belanda mendapatkan keuntungan besar di bidang ekonomi. Pemerintah Belanda mampu melunasi hutang dan meningkatkan finansial berkali-kali lipat. Namun, sistem ini mendapat banyak pertentangan dari dalam negeri Belanda itu sendiri. Kritik dilontarkan dari para kaum liberal yang ada di Belanda. Faktor ekonomi apa yang menyebabkan kaum liberal mengkritik sistem tanam paksa, padahal sistem ini membuat negeri Belanda menjadi salah satu negara kaya di Eropa pada saat itu? |
||
|
A |
Sistem tanam paksa membuat rakyat pribumi menjadi sangat menderita, sehingga para kaum liberal tergerak untuk membela rakyat pribumi |
|
|
B |
Sistem tanam paksa hanya menguntungkan Belanda, sedangkan rakyat pribumi tidak mendapatkan keuntungan yang sama |
|
|
C |
Pengelolaan sistem tanam paksa hanya dimonopoli oleh pemerintah sehingga para pengusaha tidak dapat ikut serta dan tidak mendapat keuntungan dari sistem ini |
|
|
D |
Sistem tanam paksa telah terjadi penyelewengan-penyelewengan sehingga pemerintah mengalami kerugian dan rakyat pribumi menjadi menderita |
|
|
E |
Sistem tanam paksa akan membuat bangsa lain di Eropa menjadi anti-pati terhadap Belanda karena kekejaman Belanda menerapkan sistem ini |
|
|
Teknologi kereta api pertama kali dikembangkan di negara Inggris dengan berhasil diciptakannya mesin uap pertama di dunia. Setelah itu teknologi kereta api semakin berkembang menjadi angkutan transportasi yang handal dalam memperlancar kegiatan ekonomi. Pemerintah Belanda pada tahun 1864 memutuskan untuk membangun jalur kereta api di Hindia Belanda. Keputusan ini merupakan solusi dari adanya permasalahan yang muncul akibat kesuksesan sistem tanam paksa yang telah berlangsung sejak tahun 1830. Latar belakang masalah yang menjadi pemicu lahirnya ide membangun kereta api di Hindia Belanda adalah… |
||
|
A |
Belanda ingin membangun sistem transportasi yang dapat mengangkut hasil bumi ke stasiun-stasiun dengan cepat dan dalam jumlah banyak |
|
|
B |
Kekosongan kas Belanda menyebabkan pemerintah harus melakukan penghematan dengan menggunakan teknologi kereta api yang lebih murah dibanding jalan raya |
|
|
C |
Belanda membutuhkan transportasi kereta api untuk mobilisasi para pengawas sistem tanam paksa agar lebih cepat dalam mengawasi dari satu tempat ke tempat lain |
|
|
D |
Banyaknya perlawanan rakyat terhadap Belanda akibat sistem tanam paksa menyebabkan Belanda membangun jalur kereta api untuk angkutan para tentara militer |
|
|
E |
Sistem tanam paksa menyebabkan produksi hasil panen meningkat pesat dan banyak menumpuk sehingga membutuhkan transportasi yang bermuatan banyak dan cepat |
|
|
Konflik antara Kesultanan Aceh dan Portugis tahun 1500-an salah satunya disebabkan oleh faktor ekonomi, yaitu…. |
||
|
A |
Adanya hubungan kerja sama Aceh dan Ottoman yang membahayakan Portugis |
|
|
B |
Kedatangan Portugis di Malaka yang membahayakan kedaulatan Aceh |
|
|
C |
Semakin majunya perdagangan Kesultanan Aceh sehingga terjadi persaingan perdagangan dengan Portugis |
|
|
D |
Taktik devide et impera yang dilakukan VOC terhadap Aceh dan Portugis agar VOC dapat menguasai jalur perdagangan |
|
|
E |
Keinginan Portugis untuk menguasai pelabuhan dagang kesultanan Aceh |
|
|
Terdapat suatu negara yang melakukan tindakan menguasai negara/daerah lain tanpa kekuatan militer melainkan menggunakan pengaruh ideologi. Setelah berhasil dipengaruhi, negara yang memberikan pengaruh mulai bekerja sama dengan negara yang dipengaruhi tersebut. Negara yang dipengaruhi dijadikan sebagai tempat untuk mencari sumber bahan-bahan mentah dan juga sebagai tempat pemasaran barang produksi dari negara yang memberi pengaruh. Tindakan ini dapat dikategorikan dalam praktik |
||
|
A |
Merkantilisme |
|
|
B |
Kolonialisme |
|
|
C |
Liberalisme |
|
|
D |
Imperialisme Modern |
|
|
E |
Kapitalisme |
|
|
Sultan Agung sebagai raja besar di kerajaan mataram, berusaha mengusir Belanda yang berkuasa atas Batavia dengan cara… |
||
|
A |
Tidak melakukan aktifitas perdagangan dengan pedagang-pedagang asing di Jawa. |
|
|
B |
Mengirim perwakilan untuk menghadap penguasa asing/Belanda Indonesia |
|
|
C |
Melakukan dua kali penyerangan terhadap kongsi dagang VOC di Batavia |
|
|
D |
Bekerjasama dengan pemerintah Inggris mengusir belanda dari Batavia |
|
|
E |
Mengambil alih beberapa wilayah laut agar tidak dimanfaatkan Belanda |
|
|
Salah satu alasan Politik Sultan Agung menyerang VOC di Batavia adalah… |
||
|
A |
Kekuatan militer VOC akan meyerang pusat kesultanan Mataram di Pulau Jawa |
|
|
B |
Keberadaan VOC di Pulau Jawa memberikan ancaman serius bagi mataram dan menghambat cita-cita Sultan Agung menyatukan Jawa di bawah Mataram |
|
|
C |
VOC menolak kerja sama perdagangan dengan Mataram |
|
|
D |
VOC sering menghalangi kapal dagang Mataram yang akan berdagang di Malaka |
|
|
E |
Sultan Agung ingin membantu Kesultanan Banten |
|
|
Kerajaan Gowa mengalami kekalahan dari VOC, kekalahan tersebut ditandai dengan adanya sebuah perjanjian pada tahun 1667, yaitu.. |
||
|
A |
Perjanjian Tordesilas |
|
|
B |
Perjanjian Saragosa |
|
|
C |
Perjanjian Giyanti |
|
|
D |
Perjanjian Bongaya |
|
|
E |
Perjanjian Salatiga |
|
|
Serangan sultan Agung terhadap VOC di Banten dan Batavia pada tahun 1628 dan 1629, perlawanan Sultan Hasanuddin dari Makassar pada tahun 1667, serta perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa di Banten pada tahun 1600-an pada dasarnya merupakan bentuk reaksi atas kebijakan…. |
||
|
A |
Penyebaran agama |
|
|
B |
Campur tangan terhadap urusan kerajaan |
|
|
C |
Monopoli perdagangan |
|
|
D |
Westernisasi |
|
|
E |
Diskriminasi Ras |
|
|
Kesultanan Gowa-tallo di Makasar dapat berkembang pesat sebagai pelabuhan dagang. Salah satu faktornya karena didukung oleh… |
||
|
A |
Dukungan kekuatan asing |
|
|
B |
Makasar membebaskan para pedagang asing dari pajak |
|
|
C |
Makassar menjalin kerja sama dengan bajak laut untuk mengamankan wilayah perairannya |
|
|
D |
Posisi Makassar sangat strategis dalam jalur perdagangan Batavia – Makassar – Maluku |
|
|
E |
Raja Gowa-tallo yang otoriter |
|
|
Faktor ekonomi yang mengawali munculnya perlawanan Banten terhadap VOC adalah…. |
||
|
A |
VOC mengganggu jalur perdagangan kesultanan Banten di Laut Jawa |
|
|
B |
VOC ikut campur dalam masalah keluarga di kesultanan Banten |
|
|
C |
Terganggunya perdagangan Kesultanan Banten dengan Inggris |
|
|
D |
Keinginan VOC untuk menyerang kesultanan Banten |
|
|
E |
Pendirian pusat dagang VOC di Batavia menyaingi Banten sebagai bandar perdagangan internasional |
|
|
Penerapan strategi Benteng Stelsel oleh Jenderal de Kock pada tahun 1827 terbukti efektif dalam membalikkan keadaan Perang Diponegoro. Strategi ini berhasil mempersempit ruang gerak pasukan Pangeran Diponegoro yang sebelumnya unggul dengan taktik perang gerilya. Berdasarkan analisis dampak psikologis dan militer dari strategi tersebut, mengapa Benteng Stelsel dianggap sebagai faktor kunci yang menyebabkan kekalahan Pangeran Diponegoro, terlepas dari keunggulan pasukannya di awal perang? |
||
|
A |
Strategi ini menyebabkan pasukan Belanda dapat menguasai lumbung pangan utama Kesultanan Yogyakarta, memutus suplai logistik Pangeran Diponegoro secara total. |
|
|
B |
Benteng Stelsel secara efektif memutus jaringan komunikasi dan koordinasi antarpemimpin lokal serta pengikut setia Pangeran Diponegoro, sehingga perlawanan menjadi terfragmentasi dan melemah |
|
|
C |
Pembangunan benteng-benteng yang masif membutuhkan biaya besar, yang secara langsung menyebabkan krisis finansial di pihak Pangeran Diponegoro dan pengikutnya |
|
|
D |
Strategi ini memaksa Pangeran Diponegoro untuk mengubah taktik perangnya dari gerilya menjadi perang terbuka, yang menguntungkan Belanda karena memiliki persenjataan yang lebih modern. |
|
|
E |
Penerapan benteng stelsel memfasilitasi Belanda untuk mendatangkan bala bantuan tentara dari Eropa dalam jumlah yang sangat besar, melampaui jumlah pasukan Diponegoro |
|
|
Sebab khusus perlawanan Pangeran Diponogoro melawan kolonial Belanda adalah …….. |
||
|
A |
penderitaan rakyat yang semakin berat akibat beban pajak yang terlalu tinggi |
|
|
B |
Belanda terlalu campur tangan dalam masalah pemerintahan di keraton |
|
|
C |
Adanya perpecahan di dalam keluarga keraton |
|
|
D |
Belanda membangun patok jalan yang melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro |
|
|
E |
Ketergantungan raja pada Belanda semakin besar |
|
|
Tokoh di bawah merupakan salah satu tokoh yang berjuang melawan Belanda, tokoh tersebut Bernama
|
||
|
A |
Pengeran Antasari |
|
|
B |
Teuku Umar |
|
|
C |
Imam Bondjol |
|
|
D |
Pangeran Diponegoro |
|
|
E |
Sultan Agung |
|
|
Perlawanan kaum Padri di Sumatera Barat pada awalnya merupakan konflik antara kaum ulama dengan kaum adat dalam hal…. |
||
|
A |
Perbedaan pandangan dalam penerapan agama yang sesuai dengan syariat Islam |
|
|
B |
perebutan kekuasaan dan pengaruh dalam masyarakat |
|
|
C |
campurtangan Belanda dalam kehidupam sosial masyarakat Minang |
|
|
D |
memperebutkan hak dan wewenang kepala adat dan kaum ulama |
|
|
E |
mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah Hindia Belanda |
|
|
Pecahnya perang Padri pada tahun 1821 dilatarbelakangi oleh tindakan Belanda yang secara khusus berupa…. |
||
|
A |
Adanya konflik antara kaum Padri yang memperjuangkan kemurnian islam dengan kaum Adat yang dianggap melakukan kebiasaan buruk |
|
|
B |
Pendudukan Belanda di beberapa wilayah Minangkabau, serta menempatkan serdadu Belanda dan dua Meriam setelah melakukan perjanjian dengan kaum adat |
|
|
C |
Belanda melanggar perjanjian gencatan senjata dengan kaum Padri |
|
|
D |
Diterapkannya kembali sistem kerja paksa dan pajak tinggi di Minangkabau |
|
|
E |
Adanya kerjasama antara pihak Belanda dengan Kaum adat dalam bidang ekonomi |
|
|
Awal perlawanan Pattimura terhadap Belanda ditandai dengan ….. |
||
|
A |
Jatuhnya benteng Victoria di Ambon ke tangan pasukan Pattimura |
|
|
B |
Serbuan pasukan Pattimura ke benteng Duurstede di Saparua |
|
|
C |
Dibunuhnya Residen Van den Berg oleh pasukan Pattimura |
|
|
D |
Pembakaran kediaman Residen Belanda Van den Berg |
|
|
E |
Perampasan gudang perbekalan makanan di Saparua |
|
|
Taktik perang yang digunakan Pangeran Diponegoro adalah perang gerilya, yaitu menyebar, berpindah-pindah, dan menyerang saat musuh lengah. Mengapa taktik ini dianggap efektif meskipun pasukan Diponegoro tidak modern? |
||
|
A |
Melibatkan lebih banyak pasukan rakyat |
|
|
B |
Memanfaatkan kondisi geografis yang sulit dan menghindari pertempuran terbuka |
|
|
C |
Mengandalkan bantuan dari kerajaan lain |
|
|
D |
Memperlemah pengawasan musuh |
|
|
E |
Menggertak musuh dengan serangan mendadak |
|
|
Salah satu strategi utama Belanda dalam mengendalikan wilayah Aceh secara fisik adalah melalui sistem pertahanan yang terintegrasi. Strategi ini dikenal sebagai: |
||
|
A |
Guerilla Stelsel |
|
|
B |
Benteng Stelsel |
|
|
C |
Devide et Impera |
|
|
D |
Contingenten Stelsel |
|
|
E |
Konsentrasi Stelsel |
|
|
Salah satu faktor internal yang menyebabkan perlawanan-perlawanan sebelum abad ke-20 selalu mengalami kekalahan dan mudah hentikan adalah.. |
||
|
A |
Strategi Devide et Impera Belanda yang sangat kuat dalam menghentikan perlawanan |
|
|
B |
Persanjataan pasukan Kolonial yang lebih modern |
|
|
C |
Perlawanan masih bersifat kedaerahan dan belum ada kesadaran nasional |
|
|
D |
Tidak adanya sosok yang memiliki kemampuan dalam memimpin sebuah perlawanan |
|
|
E |
Kurangnya biaya dalam mempersiapkan logistik peperangan |
|
|
Perhatikan pernyataan di bawah ini !
1.Perjuangan bersifat kedaerahan 2.Menggunakan organisasi yang modern 3.Mengandalkan pada satu pemimpin 4.Kemerdekaan sebagai tujuan utama 5.Mengutamakan pendidikan kader 6. Perjuangan mengandalkan perlawanan senjata
Dari pernyataan di atas, yang merupakan ciri perjuangan sebelum abad ke-20 ada pada nomor …. |
||
|
A |
1, 2, dan 3 |
|
|
B |
1, 3, dan 6 |
|
|
C |
1, 3, dan 5 |
|
|
D |
2, 3, dan 4 |
|
|
E |
3, 5, dan 6 |
|
|
Seorang ahli yang diutus Pemerintah Kolonial untuk meneliti kehidupan dan semangat juang rakyat Aceh dengan cara membaur dengan masyarakat, yaitu |
||
|
A |
Van Leur |
|
|
B |
C.C Berg |
|
|
C |
N. J Krom |
|
|
D |
Snouck Horgronje |
|
|
E |
Van der Wijk |
|
|
Salah satu alasan Belanda menguasai Aceh adalah dalam rangka mewujudkan Pax Nederlandica. Adapun yang dimaksud degan Pax Nederlandica adalah… |
||
|
A |
Upaya menguasai seluruh Nusantara termasuk Pulau Sumatera di bawah Belanda dan membebaskannya dari pengaruh bangsa asing lainnya |
|
|
B |
Menjadikan Pulau Sumatera sebagai pusat wilayah kekuasaan Belanda di Nusantara |
|
|
C |
Wilayah nusantara akan dijadikan basis pertahanan Belanda di Asia |
|
|
D |
Wilayah Nusantara sebagai wilayah Hindia Belanda di Asia |
|
|
E |
Pulau Sumatera menjadi wilayah jajahan Belanda setelah diserahkan Inggris |
|


